Koramil Sawit Dampingi Petani Jatirejo Tingkatkan Hasil Panen

Koramil 09/Sawit Kodim 0724/Boyolali dampingi petani Jatirejo lakukan pemupukan tanaman padi untuk tingkatkan hasil panen dan wujudkan ketahanan pangan nasional

Koramil Sawit Dampingi Petani Jatirejo Tingkatkan Hasil Panen
Koramil Sawit Dampingi Petani Jatirejo Laksanakan Pemupukan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Hasil Panen

LINTASTIMURMEDIA.COM – BOYOLALI – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah binaan, anggota Koramil 09/Sawit Kodim 0724/Boyolali secara konsisten melakukan pendampingan langsung kepada para petani. Salah satu upaya nyata tersebut terlihat pada kegiatan pemupukan tanaman padi yang dilaksanakan pada Jumat (25/07/2025) di area persawahan Desa Jatirejo, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Dipimpin oleh Peltu AB Suprapto bersama beberapa Babinsa (Bintara Pembina Desa), pendampingan teknis ini difokuskan pada pemberian pupuk secara tepat guna dan tepat waktu. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan hasil panen dan memastikan kualitas produksi pertanian tetap terjaga, khususnya pada musim tanam kali ini. Kehadiran langsung anggota Koramil Sawit di tengah aktivitas petani memberikan semangat tersendiri, terlihat dari antusiasme para petani dalam mengikuti arahan pemupukan yang sesuai standar agronomi.

“Kami dari Koramil hadir di tengah-tengah petani sebagai wujud kepedulian dan komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pendampingan seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai aparat teritorial untuk memastikan masyarakat, khususnya petani, mendapatkan hasil yang maksimal dari sektor pertanian,” jelas Peltu AB Suprapto saat ditemui di lokasi kegiatan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program pendampingan pertanian oleh Babinsa tidak hanya bersifat teknis dan fisik semata, namun juga menjadi sarana efektif membangun komunikasi sosial (komsos) antara TNI dan masyarakat desa. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, Koramil berupaya memberikan pemahaman tentang pentingnya penerapan teknik pertanian modern dan ramah lingkungan.

Langkah-langkah pendampingan ini juga sejalan dengan instruksi komando atas, di mana Babinsa dan aparat kewilayahan ditugaskan untuk berperan aktif dalam pembangunan pertanian berbasis desa. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan pangan wilayah, menciptakan kemandirian petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan.

Melalui sinergi antara TNI dan petani, diharapkan pertanian di wilayah Boyolali, khususnya Desa Jatirejo, mampu menjadi model pertanian produktif dan resilien dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi nasional.