TMMD Boyolali 2025 Percepat Rehab Rumah Warga Tak Layak Huni
Kodim 0724/Boyolali melalui TMMD 2025 percepat rehab rumah tak layak huni di Desa Sari Mulya. Gotong royong TNI dan warga wujudkan hunian layak.
LINTASTIMURMEDIA.COM – BOYOLALI – Komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan desa terus diwujudkan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 oleh Kodim 0724/Boyolali. Program ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan, salah satunya dengan melakukan percepatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga.
Salah satu sasaran fisik tambahan yang tengah dikebut pengerjaannya adalah rumah milik Bapak Wagiman Yuli, warga Dukuh Watu Genik RT 03 RW 02, Desa Sari Mulya, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali. Proses rehabilitasi dilakukan pada Minggu, 3 Agustus 2025, dan dikerjakan secara bergotong royong oleh personel Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali bersama masyarakat sekitar.
Kegiatan rehab RTLH ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan warga dalam membangun desa. Semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi kekuatan utama percepatan pembangunan rumah warga, dengan target rampung sebelum kegiatan TMMD resmi ditutup.

Danramil 18/Kemusu Kodim 0724/Boyolali, Lettu Inf Heri Santoso, menyampaikan bahwa pelaksanaan rehab rumah bukan sekadar pekerjaan konstruksi, tetapi memiliki dimensi sosial yang sangat dalam. “Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat, khususnya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil dari sinergi lintas sektor yang solid. Mulai dari peran aktif personel TNI, dukungan dari pemerintah desa, hingga antusiasme masyarakat dalam membantu proses pembangunan. Semua pihak turut berkontribusi nyata dalam menyukseskan TMMD.
“Kebersamaan warga dalam membantu pembangunan rehab rumah ini sangat luar biasa. Mereka datang tanpa diminta, bekerja dengan hati. Ini mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari pelosok desa,” tegas Lettu Inf Heri Santoso.

Dengan terlaksananya rehabilitasi RTLH ini, diharapkan kehidupan keluarga Pak Wagiman Yuli akan menjadi lebih layak, sehat, dan aman, serta dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terus mendukung program-program pembangunan desa.
Selain membantu warga miskin dan prasejahtera, Program TMMD Boyolali Tahun 2025 ini juga diharapkan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan, mendorong pemerataan pembangunan, serta memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.





















