Babinsa Sragen Bersihkan Hama Rumput, Dukung Ketahanan Pangan

Babinsa Kalijambe gotong royong bersihkan hama rumput di lahan petani, bantu tingkatkan produktivitas dan wujudkan ketahanan pangan desa.

Babinsa Sragen Bersihkan Hama Rumput, Dukung Ketahanan Pangan
Babinsa Bersama Petani Bersihkan Hama Rumput: Wujud Sinergi TNI-Rakyat untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Desa
Babinsa Sragen Bersihkan Hama Rumput, Dukung Ketahanan Pangan

LINTASTIMURMEDIA.COM - SRAGEN – Ketahanan pangan menjadi fondasi utama dalam memperkuat perekonomian desa dan menjaga stabilitas sosial masyarakat. Salah satu ancaman serius dalam sektor pertanian adalah serangan hama rumput liar yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman serta menurunkan hasil panen. Merespons tantangan tersebut, Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen, Serda Ribut Widodo, bersama dua rekannya, turun langsung ke lahan pertanian milik Bapak Waloyo, warga Dukuh Kalioso, Desa Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe, untuk bergotong royong membersihkan hama rumput. Aksi kemanusiaan ini dilakukan pada Kamis, 3 Juli 2025, sebagai bentuk nyata keterlibatan TNI dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat desa binaannya.

Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Kehadiran Babinsa di tengah sawah merupakan representasi kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana aparat kewilayahan terjun langsung membantu rakyat menghadapi persoalan nyata di lapangan. Melalui semangat gotong royong, Babinsa tidak hanya memberikan tenaga dalam membersihkan lahan, tetapi juga menyuntikkan motivasi, semangat persatuan, dan optimisme kepada para petani untuk terus berproduksi di tengah berbagai tantangan agraris.

Kontribusi aktif Serda Ribut dalam pembersihan lahan dari hama rumput membawa dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian. Tanaman yang terbebas dari gangguan rumput liar akan tumbuh lebih sehat dan kuat, sehingga potensi hasil panen meningkat. Dengan hasil pertanian yang melimpah, tingkat kesejahteraan petani pun meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal sebagai garda terdepan ketahanan nasional.

Tak hanya tenaga, Babinsa juga menghadirkan nilai edukatif dalam setiap kegiatannya. Serda Ribut menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi momentum transfer pengetahuan kepada petani mengenai teknik pengelolaan lahan yang lebih efektif dan efisien, termasuk strategi pencegahan hama rumput ke depan. “Lebih dari sekadar bersih-bersih, kegiatan ini menjadi media pembelajaran langsung bagi petani agar lebih tanggap dan siap dalam menghadapi gangguan hama yang kerap muncul di musim tanam,” ungkap Serda Ribut.

Kegiatan semacam ini mencerminkan bahwa Babinsa bukan sekadar aparat teritorial, tetapi juga sahabat dan mitra sejati petani dalam membangun kedaulatan pangan berbasis desa. Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang bertumbuh dari akar rumput hingga panen berbuah hasil.