Babinsa Aktif Dukung Pembangunan Gudang Inventaris Desa di Sragen, Wujudkan Sinergitas TNI dan Masyarakat
LINTASTIMURMEDIA.COM – SRAGEN – Dalam rangka memperkuat pengelolaan aset desa dan mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen, Serka Sugito, turut berperan aktif dalam pembangunan gudang inventaris milik Pemerintah Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/06/2025) ini mencerminkan wujud nyata sinergitas antara TNI dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Pembangunan gudang inventaris desa yang berlokasi di Kampung Putat Asri tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kelurahan Kroyo sebagai upaya strategis untuk menata dan mengamankan aset desa secara terpusat. Gudang ini dirancang untuk menampung berbagai jenis barang milik desa, mulai dari alat-alat pertanian, perlengkapan administrasi kantor, hingga fasilitas pendukung kegiatan kemasyarakatan.
Kehadiran Serka Sugito dalam proses pembangunan tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pelaksana lapangan yang memberikan kontribusi teknis. Dengan latar belakang kedisiplinan dan kemampuan teknis yang dimiliki, Babinsa memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan standar keamanan dan kekuatan bangunan, serta penggunaan material yang efisien dan tepat guna.
“Keberadaan gudang ini sangat penting sebagai pusat penyimpanan inventaris desa agar lebih tertata, aman, dan siap digunakan kapan pun diperlukan,” ungkap Serka Sugito. “Kami dari TNI, khususnya Babinsa, berkewajiban untuk mendukung pembangunan desa sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab terhadap masyarakat,” tambahnya.
Selain memberikan bimbingan teknis, Babinsa juga memfasilitasi komunikasi antara pemerintah kelurahan dan pihak pelaksana pembangunan, guna menjamin pekerjaan berlangsung tanpa hambatan dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Menurut Serka Sugito, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur desa adalah bagian dari implementasi program pembinaan teritorial, yang bertujuan mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Pembangunan gudang inventaris ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga simbol kolaborasi dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Ini adalah bukti konkret bagaimana TNI hadir dan bekerja bersama rakyat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk pembangunan desa,” pungkasnya.





















