TNI & Pemda Trenggalek Cetak Generasi Muda Tangguh Lewat Pramuka
Sinergi TNI dan Pemda Trenggalek diwujudkan lewat Lomba Gerakan Prestasi Pramuka Penggalang (LGP3). Ajang ini membina generasi muda agar disiplin, mandiri, berkarakter, serta siap menjadi pemimpin masa depan.
LINTASTIMURMEDIA.COM – TRENGGALEK – Komitmen kuat TNI bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Trenggalek dalam mencetak generasi muda yang tangguh kembali diwujudkan melalui kegiatan pendidikan nonformal berbasis pramuka. Sinergitas tersebut terlihat jelas saat Danposramil 0806/Suruh, Peltu Eko, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Suruh menggelar Lomba Gerakan Prestasi Pramuka Penggalang (LGP3) tingkat Kwartir Ranting Suruh. Ajang bergengsi ini berlangsung meriah di halaman Kantor Kecamatan Suruh, Minggu (24/8/2025).
Ratusan pelajar pramuka penggalang dari berbagai sekolah tumpah ruah memadati arena lomba. Dengan penuh semangat, mereka menampilkan kemampuan terbaik mulai dari baris-berbaris, pionering, pengetahuan umum, keterampilan membaca peta dan sandi, hingga inovasi kekompakan tim. Sorak dukungan dari para pembina dan penonton semakin membakar semangat kompetisi yang sarat nilai pendidikan karakter.
TNI Tekankan Pembinaan Karakter dan Nasionalisme
Danposramil 0806/Suruh, Peltu Eko, menegaskan bahwa lomba pramuka ini tidak boleh dipandang hanya sebatas kompetisi. Menurutnya, kegiatan seperti LGP3 menjadi wadah penting dalam membentuk generasi muda berkarakter.
“Melalui lomba giat prestasi penggalang ini, kami ingin menanamkan disiplin, melatih keterampilan, dan memperkuat wawasan kebangsaan. Harapannya, para peserta tumbuh menjadi generasi muda yang mandiri, berdaya saing, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat,” ujar Peltu Eko.
Kegiatan pramuka, lanjutnya, telah terbukti efektif dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan, keberanian, dan ketangguhan mental. Hal ini sejalan dengan peran TNI yang tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga ikut serta dalam membina moral dan karakter generasi penerus bangsa.
Pemda Dukung Pendidikan Nonformal Lewat Pramuka
Camat Suruh, Hari Andhiko, A.P., M.Si., yang turut hadir sekaligus memimpin kegiatan, menyampaikan bahwa lomba pramuka merupakan bentuk nyata sinergitas TNI, pemerintah daerah, sekolah, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
“Pramuka adalah kawah candradimuka bagi generasi muda. Dari sinilah lahir pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai gotong royong, solidaritas, dan kepemimpinan sejak dini,” tutur Hari Andhiko.
Selain memacu prestasi, LGP3 juga menjadi ajang seleksi regu terbaik yang akan mewakili Kecamatan Suruh pada tingkat kabupaten. Persaingan sehat antarregu justru mempererat persaudaraan, membuktikan bahwa pramuka bukan sekadar soal piala, tetapi juga tentang membangun semangat kebersamaan.
Sinergitas TNI dan Pemda, Investasi Masa Depan Generasi Muda
Kegiatan LGP3 Kwartir Ranting Suruh tahun 2025 ini semakin mempertegas bahwa TNI dan Pemda Trenggalek memiliki visi yang sama: menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga tangguh secara mental, fisik, dan moral.
Dari barisan pramuka inilah, bibit-bibit pemimpin bangsa ditempa. Nilai disiplin, kepedulian sosial, hingga semangat bela negara ditanamkan dengan metode kreatif, edukatif, dan menyenangkan.
Sinergi TNI dan Pemda Trenggalek melalui kegiatan pramuka ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab bersama. Semangat kolaborasi inilah yang kelak akan melahirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat, siap menghadapi tantangan zaman, dan mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).






















