150 Aktivis Mahasiswa Gabung AMPI, Bahlil: Langkah Tepat Menuju Golkar
Sebanyak 150 aktivis dari HMI, PMII, GMNI hingga BEM bergabung ke AMPI, sayap Partai Golkar. Bahlil Lahadalia menyebut langkah itu tepat bagi calon pemimpin masa depan.
LINTASTIMURMEDIA.COM - JAKARTA — Sebanyak 150 kader organisasi mahasiswa dari berbagai latar belakang seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), hingga Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) resmi bergabung ke dalam Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), organisasi sayap kepemudaan dari Partai Golkar. Bergabungnya para aktivis mahasiswa ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan politik nasional.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa keputusan para kader muda dari organisasi pergerakan mahasiswa tersebut untuk memilih AMPI adalah pilihan strategis yang tepat, khususnya bagi mereka yang bercita-cita menjadi pemimpin nasional, termasuk posisi Ketua Umum Golkar di masa depan.
"Saya pernah mencalonkan diri sebagai Ketum AMPI, meski takdir belum membawa saya ke posisi itu. Pak Sekjen juga pernah menjabat Wasekjen AMPI. Jadi kalau kalian ingin menapaki jalan menjadi Ketum Golkar atau Sekjen Golkar, maka bergabung dengan AMPI adalah langkah awal yang sangat tepat," ujar Bahlil dalam acara penyambutan kader baru di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (28/6/2025).
Bahlil, yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menekankan bahwa AMPI bukan sekadar wadah organisasi, melainkan sarana pengkaderan yang konsisten mencetak generasi muda dengan karakter kepemimpinan yang kuat, kritis, dan berintegritas. AMPI, kata Bahlil, dirancang sebagai ruang pembelajaran politik yang menanamkan nilai-nilai hubungan sehat antara senior dan junior serta sesama rekan seperjuangan.
"Saya harus bicara jujur, bahwa organisasi di lingkungan Partai Golkar yang paling membentuk karakter dan kepemimpinan saya sejak awal adalah AMPI. Golkar itu sendiri merupakan partai besar yang lahir dan tumbuh dari pelbagai segmentasi kelompok masyarakat Indonesia," tambahnya.
Dalam konteks visi dan arah perjuangan politik, Bahlil menyebut bahwa Partai Golkar memiliki doktrin 'karya kekaryaan', yang menekankan pada kerja konkret dan kontribusi nyata untuk bangsa dan negara. Ia juga menyampaikan bahwa tidak ada hambatan struktural bagi siapa pun yang ingin menjadi Ketua Umum Partai Golkar, selama memenuhi ketentuan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
"Aktivis muda harus cerdas memilih partai politik yang dinamis, terbuka, dan menghargai pemikiran-pemikiran segar yang kalian miliki. Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh sahabat aktivis, baik dari Cipayung maupun rekan-rekan dari BEM yang ikut hadir," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP AMPI, Jerry Sambuaga, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas bergabungnya para aktivis kampus ke dalam organisasi AMPI. Menurutnya, kehadiran para kader muda dari berbagai elemen mahasiswa menjadi sinyal positif bagi masa depan politik yang lebih sehat dan partisipatif.
"Rekan-rekan dari HMI, GMNI, GMKI, PMKRI, PMII, hingga beberapa perwakilan BEM kampus hadir dan menyatakan kesiapannya untuk bergabung. Ini adalah kebanggaan dan kehormatan besar bagi kami di AMPI, dan tentu juga bagi Partai Golkar. Dalam waktu dekat, kami akan menyematkan jaket kebesaran AMPI kepada mereka sebagai simbol komitmen," ujar Jerry, yang juga dikenal sebagai tokoh muda potensial di lingkungan partai.
Langkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa AMPI kini semakin menjadi magnet bagi para aktivis muda yang ingin meniti karier politik secara progresif dalam ruang yang terstruktur, dinamis, dan inklusif. Konsolidasi antara organisasi mahasiswa dan partai politik seperti ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya pemimpin masa depan yang tak hanya visioner, tetapi juga memiliki akar kuat dalam gerakan rakyat dan dunia akademik.






















