Syarikat Islam Pasaman Barat Resmi Terbentuk, Rahma Shinta Jadi Ketua
Syarikat Islam Kabupaten Pasaman Barat resmi terbentuk di Nagari Talu. Rahma Shinta terpilih sebagai ketua, tandai kebangkitan gerakan Islam berkeadilan.
PASAMAN BARAT – LINTASTIMURMEDIA.COM — Momentum bersejarah tercipta di Kabupaten Pasaman Barat. Setelah melalui proses panjang dan penuh semangat kebersamaan, Pengurus Syarikat Islam (SI) Kabupaten Pasaman Barat resmi dibentuk pada Rabu, 15 Oktober 2025, dalam kegiatan yang berlangsung di Puncak Galanggang, Nagari Talu, Kecamatan Talamau.
Dalam forum bersejarah tersebut, Rahma Shinta secara resmi terpilih sebagai Ketua Syarikat Islam Kabupaten Pasaman Barat, menandai babak baru bagi gerakan Islam modern yang berlandaskan nilai moral, keadilan, dan persaudaraan di ranah Pasaman Barat.
Dalam sambutannya, Rahma Shinta menyampaikan rasa syukur mendalam atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi Islam tertua di Indonesia itu menjadi wadah perjuangan sosial-keumatan yang inklusif dan berkemajuan.
“Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Insyaallah, saya akan memberikan yang terbaik untuk Syarikat Islam dan masyarakat Pasaman Barat pada umumnya,” tutur Rahma Shinta di hadapan peserta kegiatan.
Sebelum pembentukan kepengurusan ini, Rahma Shinta bersama sejumlah tokoh muda Islam telah menggelar diskusi strategis dengan pengurus Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Pasaman Barat, yang diketuai oleh Odi Eka Saputra. Pertemuan itu menjadi wadah menyatukan visi dan langkah dalam mempercepat terbentuknya kepengurusan Syarikat Islam di tingkat kabupaten.
Dalam kesempatan tersebut, Odi menegaskan pentingnya keberadaan SI di Pasaman Barat sebagai payung besar gerakan mahasiswa dan umat Islam di daerah.
“Kami berharap Syarikat Islam Pasaman Barat segera terbentuk, karena selama ini kami ibarat ayam kehilangan induk tanpa adanya pimpinan kabupaten. Kehadiran SI ini akan menjadi arah baru bagi gerakan Islam di daerah,” ujar Odi.
Lebih lanjut, Odi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terbentuknya SI Pasaman Barat. Ia menilai, langkah ini merupakan strategi penting dalam menghidupkan kembali semangat perjuangan Islam yang berkeadilan, berkemajuan, dan berpihak pada umat.
“Kehadiran Syarikat Islam di Pasaman Barat merupakan momentum kebangkitan nilai-nilai keummatan dan kebangsaan yang berpijak pada ajaran luhur H.O.S. Tjokroaminoto,” tegasnya.
Sementara itu, Rahma Shinta menambahkan bahwa terbentuknya kepengurusan SI Pasaman Barat bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan gerakan moral dan intelektual yang akan berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
“Syarikat Islam akan hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat, mengedepankan nilai kolaborasi, keadilan sosial, serta pembangunan berbasis keummatan,” kata Rahma.
Ia juga mengapresiasi dukungan SEMMI Pasaman Barat yang sejak awal konsisten mengawal proses pembentukan kepengurusan ini.
“SEMMI Pasaman Barat menyambut langkah ini dengan semangat kolaboratif untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih beradab, berdaya saing, dan berkeadilan,” ujarnya menambahkan.
Di sisi lain, Odi berharap Syarikat Islam Pasaman Barat dapat menjadi rumah besar bagi para kader muda, ulama, dan tokoh masyarakat untuk memperjuangkan kesejahteraan umat secara bermartabat dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Kami berharap SI Pasaman Barat menjadi pusat gerakan pendidikan, dakwah, dan ekonomi kerakyatan, sebagaimana cita-cita luhur pendiri bangsa,” tutupnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan diskusi teknis mengenai rencana pembentukan struktur kepengurusan dan program kerja Syarikat Islam Pasaman Barat, yang akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Reporter: Sam
Editor: Thab411





















