PJ Penghulu Supri Wujudkan Normalisasi di Suak Temengung Setelah Puluhan Tahun Terbengkalai

Warga Suak Temengung Akhirnya Nikmati Normalisasi Jalan Berkat Inisiatif PJ Penghulu Supri

PJ Penghulu Supri Wujudkan Normalisasi di Suak Temengung Setelah Puluhan Tahun Terbengkalai
Normalisasi Jalan 5 KM di Suak Temengung Dimulai, PJ Penghulu Supri Fasilitasi Alat Berat Pemda

LINTASTIMURMEDIA.COM – ROKAN HILIR – Setelah puluhan tahun wilayah perbatasan Kepenghuluan Suak Temengung tak tersentuh program normalisasi, akhirnya pada masa kepemimpinan Penjabat (PJ) Penghulu Suak Temengung, Supri, harapan warga terjawab. Normalisasi yang telah lama dinanti kini mulai direalisasikan sebagai bentuk perhatian dan komitmen terhadap pembangunan infrastruktur pedesaan di Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir. Sabtu (15/6/2025), menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat.

Kegiatan normalisasi ini berlangsung di wilayah perbatasan antara SK 2 Rokan Baru menuju SK 2 Kepenghuluan Suak Temengung. Saat dikonfirmasi oleh tim redaksi Lintas Timur Media, PJ Penghulu Supri menjelaskan bahwa pelaksanaan normalisasi ini merupakan hasil dari usulan langsung dirinya bersama masyarakat kepada Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir.

"Normalisasi ini merupakan hasil aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat. Saya bersama warga menyampaikan permohonan kepada pemerintah daerah, dan alhamdulillah permintaan tersebut mendapat dukungan penuh dari Wakil Bupati, Bapak Jhon Carles. Panjang lintasan yang dinormalisasi mencapai kurang lebih 5 kilometer," ujar Supri.

Supri menegaskan bahwa proyek ini memiliki nilai strategis dalam membuka akses warga serta meningkatkan konektivitas antarkampung, yang selama ini terganggu oleh kondisi alam yang tidak mendukung. Ia berharap pekerjaan normalisasi ini dapat berjalan lancar hingga selesai tanpa hambatan teknis maupun sosial.

“Saya berharap proses normalisasi ini berjalan lancar dari awal hingga tuntas, tanpa kendala berarti. Ini demi kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.

Dalam proses pelaksanaan di lapangan, Supri juga menjelaskan peran serta Pemda Rokan Hilir dalam mendukung keberhasilan kegiatan tersebut. “Untuk kebutuhan minyak alat berat seluruhnya ditanggung oleh Pemerintah Daerah. Sedangkan pihak kepenghuluan hanya membantu dalam hal operasional seperti penjagaan malam dan kebutuhan teknis pendukung lainnya,” jelas Supri.

Atas realisasi kegiatan normalisasi ini, masyarakat Kepenghuluan Suak Temengung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PJ Penghulu Supri yang dinilai tanggap dan cepat dalam merespons kebutuhan pembangunan di wilayahnya. Program ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini mengalami hambatan mobilitas akibat jalur yang sulit dilewati.

Normalisasi tersebut diharapkan tak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan distribusi hasil kebun. Di tengah keterbatasan anggaran, sinergi antara masyarakat, kepenghuluan, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama suksesnya program ini.

Dengan semangat gotong royong dan kepemimpinan yang responsif, Supri menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari desa. Langkah konkret ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan bukan sekadar janji, melainkan aksi langsung demi kesejahteraan masyarakat akar rumput.