Bupati Meranti Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026
Bupati Kepulauan Meranti Asmar menerima silaturahmi BPS dan menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta pemutakhiran DTSEN guna memperkuat kebijakan berbasis data dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
MERANTI – LINTASTIMURMEDIA.COM – Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, menerima kunjungan silaturahmi jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (2/3/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan lembaga statistik nasional guna menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, sensus pertanian, serta berbagai survei sosial ekonomi yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif itu menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendukung penyediaan data makro yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai fondasi perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sinergi Data untuk Pembangunan Daerah yang Presisi
Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Meranti, Sumi’rad, SST, menjelaskan bahwa BPS memiliki peran strategis dalam menyediakan data statistik yang kredibel dan independen bagi pemerintah maupun masyarakat. Data tersebut menjadi rujukan utama dalam evaluasi kebijakan, penyusunan perencanaan pembangunan, hingga pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based policy).
Menurutnya, selain melaksanakan sensus dan survei rutin, BPS juga melakukan pembinaan statistik sektoral kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pengelolaan data di tingkat daerah semakin terstandar, selaras, dan terintegrasi.
“Kami berharap dukungan penuh dari Bupati dan seluruh OPD agar sinkronisasi program statistik dapat berjalan optimal, sehingga data yang dihasilkan semakin akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat kualitas data sangat menentukan arah pembangunan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan dinamika sosial masyarakat di daerah pesisir seperti Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sensus Ekonomi 2026: Pondasi Kebijakan dan Pertumbuhan Usaha
Sumi’rad memaparkan bahwa pada tahun 2026, BPS akan menyelenggarakan Sensus Ekonomi 2026, yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Sensus ini merupakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh pelaku usaha di berbagai sektor ekonomi di luar lapangan usaha pertanian.
Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk menghasilkan data dasar kegiatan ekonomi yang komprehensif, mulai dari skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga usaha besar yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pondasi utama dalam perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan, serta evaluasi program di berbagai sektor ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, data yang dihasilkan tidak hanya menggambarkan struktur dan karakteristik usaha, tetapi juga memotret daya saing, produktivitas, serta kontribusi sektor ekonomi terhadap pertumbuhan daerah. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mendorong investasi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemutakhiran DTSEN Perkuat Perlindungan Sosial
Menariknya, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan bersamaan dengan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN merupakan sistem basis data terpadu tingkat nasional yang memuat informasi sosial dan ekonomi seluruh penduduk Indonesia.
Data ini menjadi rujukan utama pemerintah dalam penyelenggaraan program pembangunan dan perlindungan sosial, termasuk bantuan sosial, subsidi, serta intervensi pengentasan kemiskinan.
Dengan pemutakhiran DTSEN yang akurat dan menyeluruh, diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan sasaran (inclusion maupun exclusion error) dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan seluruh aparat pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Meranti agar pelaksanaan Sensus Ekonomi dan pemutakhiran DTSEN dapat berjalan lancar dan sukses,” tambahnya.
Komitmen Bupati: Data Akurat untuk Kesejahteraan Masyarakat
Menanggapi hal tersebut, Bupati Asmar menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan seluruh agenda statistik nasional di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ia menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala, khususnya terkait angka kemiskinan, ketenagakerjaan, serta kondisi riil ekonomi masyarakat.
“Kami berharap BPS dapat terus memperbarui data setiap tahun, sehingga informasi yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan fakta di lapangan. Data yang akurat sangat penting untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ujar Asmar.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi BPS dalam mendukung kinerja pemerintah daerah melalui penyediaan data yang objektif dan terpercaya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihasilkan sangat dibutuhkan dalam penyusunan kebijakan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku usaha,” tegasnya.
Imbauan Partisipasi Aktif Masyarakat dan Pelaku Usaha
Lebih lanjut, Bupati mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan. Ia meminta masyarakat menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang jujur, lengkap, serta akurat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung sepenuhnya proses pendataan. Terimalah petugas sensus dengan baik dan berikan jawaban yang benar sesuai kondisi usaha maupun sosial ekonomi yang sebenarnya,” pesannya.
Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 dan pemutakhiran DTSEN. Tanpa dukungan dan keterbukaan responden, data yang dihasilkan tidak akan maksimal dalam menggambarkan kondisi riil daerah.
Perkuat Fondasi Pembangunan Berbasis Data
Silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan BPS ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data (data-driven governance). Dengan data yang presisi, terintegrasi, dan berkelanjutan, arah pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan semakin terukur, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati Kepulauan Meranti dan jajaran BPS Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai simbol sinergi dan kolaborasi yang solid dalam menyukseskan agenda statistik nasional tahun 2026.
Wartawan: Ade Tian Prahmana





















