Yonif 132/Bima Sakti Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Kampar Tebar Benih Ikan Patin di Salo

Yonif 132/Bima Sakti buka kolam ikan patin 1 hektare di Salo, Kampar. Bupati Ahmad Yuzar dukung program ketahanan pangan Nawacita Prabowo Subianto.

Yonif 132/Bima Sakti Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Kampar Tebar Benih Ikan Patin di Salo
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti dan Danyonif 132/Bima Sakti Letkol Inf Diyan Mantofani menebar benih ikan patin di kolam budidaya seluas 1 hektare di Salo, sebagai bagian dari program ketahanan pangan Nawacita Presiden Prabowo Subianto.

SALO – LINTASTIMEDIA.COM — Sebagai bentuk nyata pelaksanaan Nawacita dan program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Batalion Infanteri (Yonif) 132/Bima Sakti Salo terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pembukaan usaha kolam ikan patin seluas lebih dari 1 hektare di wilayah Salo, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Dalam kegiatan awal pengembangan usaha tersebut, hadir langsung Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., yang bersama-sama melakukan penaburan benih ikan patin di kolam milik Yonif 132/Bima Sakti, Selasa sore (14/10/2025).


Bupati Kampar Apresiasi Langkah Yonif 132/Bima Sakti Dukung Ketahanan Pangan

Sebelum prosesi penaburan benih, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Yonif 132/Bima Sakti atas dedikasi dan semangatnya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung visi nasional “Indonesia Maju dan Mandiri Pangan.”

“Selain menjaga ketahanan pangan, langkah ini merupakan strategi TNI dalam membantu pemerintah mengendalikan inflasi agar tetap stabil. Upaya ini penting karena menyentuh tiga aspek utama: menjaga pasokan, meningkatkan produksi, dan memperlancar distribusi,” ujar Bupati Kampar.

Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa kerja sama dengan kalangan profesional akan memperkuat dampak ekonomi lokal. Dalam hal ini, Yonif 132/Bima Sakti menggandeng pengusaha ikan asal Kuok, Idafril, yang telah berpengalaman di bidang budidaya ikan patin.

“Saya yakin dengan menggandeng mitra yang ahli dan berpengalaman, hasilnya akan maksimal dan manfaatnya akan berlipat ganda bagi masyarakat,” tambah Ahmad Yuzar penuh optimisme.