Silaturrahmi Ramadhan, Wawako Pekanbaru Dorong Kolaborasi IKLB

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengajak IKLB IX Koto memperkuat silaturrahmi dan kolaborasi jelang Ramadhan guna menjaga keharmonisan, kondusivitas, serta nilai budaya dan keislaman di Kota Pekanbaru.

Silaturrahmi Ramadhan, Wawako Pekanbaru Dorong Kolaborasi IKLB
Silaturrahmi Jelang Ramadhan, Wawako Pekanbaru Ajak IKLB Kolaborasi Jaga Keharmonisan Kota

PEKANBARU – LINTASTIMURMEDIA.COM – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, menerima kunjungan silaturrahmi Pengurus Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) IX Koto Pekanbaru dalam agenda audiensi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Minggu (1/2/2026) pagi.

Audiensi yang digelar di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pekanbaru tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dengan organisasi paguyuban masyarakat, sekaligus sebagai ajang memperkuat ukhuwah islamiyah dalam menyambut bulan penuh berkah, Ramadhan.

Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, Markarius Anwar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus IKLB IX Koto atas inisiatif menjalin silaturrahmi dan komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, menyongsong Bulan Suci Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat persaudaraan, mempererat tali silaturrahmi, serta memperkokoh kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Pekanbaru.

“Momentum Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga bagaimana kita memperkuat ukhuwah islamiyah, menjaga keharmonisan sosial, serta membangun rasa kebersamaan antarwarga,” ujar Markarius Anwar dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Wawako juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus Bundo Kanduang IKLB IX Koto yang telah resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Ia menilai, keberadaan Bundo Kanduang memiliki posisi yang sangat penting dalam struktur sosial masyarakat Minangkabau.

“Dalam adat Minangkabau, Bundo Kanduang dikenal sebagai Limpapeh Rumah Nan Gadang, simbol ketahanan keluarga, penjaga marwah adat, sekaligus pelestari nilai-nilai agama dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Markarius Anwar mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi paguyuban seperti IKLB, untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Pekanbaru agar tetap kondusif, aman, dan nyaman selama umat Islam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Ia menegaskan, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan merupakan kunci penting dalam menciptakan stabilitas sosial, ketenteraman, serta kehidupan bermasyarakat yang harmonis di Kota Bertuah.

“Semangat kolaborasi inilah yang sangat kami harapkan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan peran aktif organisasi masyarakat seperti IKLB sangat dibutuhkan dalam menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Pekanbaru,” tegasnya.

Wawako juga menilai, IKLB IX Koto Pekanbaru sebagai bagian dari komunitas masyarakat adat Minangkabau memiliki peran strategis dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta kearifan lokal yang sejalan dan selaras dengan nilai-nilai keislaman.

Ia berharap, keberadaan IKLB tidak hanya menjadi wadah silaturrahmi sesama perantau, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam mendukung program pembangunan daerah serta pembinaan moral dan sosial masyarakat.

“Pemerintah Kota Pekanbaru berharap IKLB IX Koto dapat terus bersinergi, berkontribusi positif, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, berbudaya, dan bermartabat,” pungkas Markarius Anwar.