Persit KCK Rem 081 Anjangsana, Hormati Warakawuri TNI di Magetan
Ketua Persit KCK Rem 081 PD V/Brawijaya, Ny. Frieda Untoro, kunjungi Warakawuri di Magetan sebagai wujud kepedulian dan penghormatan atas pengabdian istri prajurit TNI.
LINTASTIMURMEDIA.COM – MAGETAN | Dalam suasana penuh kehangatan dan empati mendalam, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya, Ny. Frieda Untoro, bersama jajaran pengurus melakukan anjangsana kemanusiaan ke kediaman para Warakawuri, Sabtu, 2 Agustus 2025.
Tiga sosok perempuan inspiratif yang dikunjungi adalah Ny. Masniamah, istri dari Lettu Inf (Anumerta) Eka Adri Prayitno; Ny. Tri Hartutik, istri dari Serka (Anumerta) Danang Surono; serta Ny. Lasinem, istri dari Koptu Eko Wahyu Widodo. Ketiganya merupakan Warakawuri yang telah menunjukkan keteguhan hati dan pengabdian luar biasa sebagai pendamping prajurit yang gugur dalam tugas negara.

Kegiatan ini bukan sekadar rangkaian silaturahmi rutin, tetapi merupakan manifestasi kepedulian, empati sosial, dan bentuk penghormatan mendalam kepada para istri prajurit yang telah mengorbankan banyak hal dalam mendukung pengabdian suami mereka kepada bangsa dan negara.
“Beliau-beliau ini adalah sosok wanita tangguh, teladan dalam ketegaran dan semangat hidup. Mereka telah memberikan yang terbaik sebagai istri prajurit. Kita patut meneladani dedikasi dan ketulusan mereka,” ujar Ny. Frieda Untoro saat berbincang hangat di kediaman Ny. Masniamah di Desa Pesu, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.
Dalam kesempatan itu, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 juga menegaskan pentingnya terus menjaga tali kasih dengan keluarga besar TNI, khususnya Warakawuri, yang merupakan bagian dari pilar sejarah pengabdian TNI AD.

“Sudah seharusnya kita memberi penghargaan setinggi-tingginya atas jasa mereka. Jangan biarkan mereka merasa sendiri dalam menjalani kehidupan di masa senja,” lanjutnya.
Selain kunjungan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial secara langsung. Bantuan tersebut diharapkan mampu sedikit meringankan beban hidup harian dan menjadi simbol bahwa keluarga besar TNI tidak melupakan perjuangan para pahlawan dan keluarganya.
Anjangsana ini sekaligus menunjukkan bahwa Persit KCK bukan hanya organisasi pendamping TNI, tetapi juga agen solidaritas sosial yang terus menggaungkan nilai-nilai kemanusiaan, penghormatan, dan kebersamaan.
Dengan semangat kekeluargaan dan empati yang tulus, kegiatan ini membuktikan bahwa keberadaan Warakawuri tetap memiliki tempat mulia di hati keluarga besar TNI. Kepedulian yang ditunjukkan oleh Persit KCK Rem 081 menjadi teladan bahwa pengabdian tidak berhenti pada medan tugas, tetapi terus hidup dalam aksi nyata yang menyentuh hati.






















