Mentan Kunjungi Siak, Dorong Optimalisasi Lahan dan Swasembada Pangan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kunjungi Kabupaten Siak, Riau, untuk mendorong optimalisasi lahan, serap aspirasi petani, dan perkuat program swasembada pangan nasional melalui modernisasi pertanian dan dukungan pusat-daerah.

Mentan Kunjungi Siak, Dorong Optimalisasi Lahan dan Swasembada Pangan
Menteri Pertanian Kunjungi Siak, Pemkab Siap Dukung Penuh Program Optimalisasi Lahan dan Swasembada Pangan

LINTASTIMURMEDIA.COM – PEKANBARU – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa Provinsi Riau memiliki potensi besar dalam mendukung terwujudnya kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap program strategis nasional, Menteri Pertanian dijadwalkan mengunjungi sentra produksi padi di Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau, pada Rabu ini. Dalam kunjungan kerja tersebut, Mentan akan menyerahkan sejumlah bantuan kepada petani sekaligus menyerap aspirasi dan keluhan langsung dari para pelaku utama sektor pertanian di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi Tambah Tanam, Optimalisasi Lahan (Oplah), dan Corporate Social Responsibility (CSR) Sektor Pertanian yang digelar di Balai Serindit, Aula Gubernuran Riau, Pekanbaru, Selasa (22/7).

"Alhamdulillah, ini kali pertama saya kembali ke Riau. Kedatangan kami bukan sekadar formalitas, tetapi kami hadir membawa solusi dan bantuan nyata. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam membangun kedaulatan pangan bangsa Indonesia," ujar Menteri Andi Amran di hadapan Gubernur Riau, para bupati/wali kota se-Provinsi Riau, serta jajaran instansi pertanian terkait, Selasa (23/7/2025).

Rapat koordinasi tersebut membahas kesiapan daerah dalam menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan melalui peningkatan produksi pertanian nasional, modernisasi sektor pertanian, serta perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan pertanian yang belum tergarap maksimal.

"Kami mencatat bahwa pemanfaatan lahan pertanian baru saat ini baru mencapai sekitar 20 persen. Ini menjadi persoalan serius, apalagi jika dikaitkan dengan keberlanjutan pangan generasi mendatang. Karena itu, kami ingin daerah juga serius. Bila kepala daerah siap, pemerintah pusat juga siap menyediakan lahan dan dukungan, asal dimanfaatkan dengan benar," tegas Mentan Amran.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari perusahaan melalui CSR, untuk mempercepat peningkatan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Gubernur Riau, Abdul Wahid, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Menteri Pertanian beserta rombongan. Ia mengungkapkan bahwa Provinsi Riau telah menjalankan sejumlah program strategis yang sejalan dengan visi Presiden, namun tetap membutuhkan dukungan konkret dari pemerintah pusat untuk mengoptimalkan hasil-hasilnya.

"Selamat datang di Bumi Lancang Kuning, Pak Menteri. Tahun ini kami menghadapi keterbatasan anggaran daerah, sehingga untuk melaksanakan program pertanian secara optimal kami memerlukan dukungan dari pusat, khususnya dalam hal pengembangan sumber daya air, rehabilitasi jaringan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian (Alsintan), serta penguatan hilirisasi komoditas pertanian, perkebunan, dan peternakan," jelas Gubernur Wahid.

Ia berharap, kunjungan kerja Mentan ke Riau dapat mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta menjadi momentum penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan sektor pertanian Riau.

Sementara itu, Bupati Siak, Afni, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian khusus Menteri Pertanian terhadap Kabupaten Siak. Ia menyatakan bahwa daerahnya siap mendukung penuh program optimalisasi lahan dan swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden.

"Kami menyambut baik program dari Pak Menteri, yang sejalan dengan cita-cita besar Presiden Republik Indonesia. Kami di Kabupaten Siak siap menjalankan amanah ini dengan langkah-langkah konkret," ujar Bupati Afni.

Menurutnya, kunjungan kerja Mentan ke Siak merupakan momentum penting bagi para petani, terutama dalam menyampaikan secara langsung kondisi riil pertanian di daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan Riau tersebut.

"Kami berharap perhatian khusus bisa diberikan terhadap isu pengairan sawah, peningkatan hasil produksi panen, dan tentunya kesejahteraan petani kami di Siak, Pak Menteri," kata Afni.

Bupati Siak juga menyampaikan harapannya agar pembangunan infrastruktur irigasi dan pengadaan alat pertanian modern segera diwujudkan di wilayahnya. Dengan demikian, produktivitas pertanian meningkat, daya saing petani lokal menguat, dan sektor pertanian Siak menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.