Kurban 80 Domba dari Singapura untuk Fajar Hidayah

Sekolah Islam Terpadu Fajar Hidayah Padang Jopang terima 80 ekor domba kurban dari warga Singapura melalui Kha & Ikhwan dan Elmulk Services. Daging disalurkan ke berbagai daerah di Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Kurban 80 Domba dari Singapura untuk Fajar Hidayah
SINGAPURA SUMBANGKAN 80 EKOR DOMBA KURBAN KE PONDOK PESANTREN FAJAR HIDAYAH PADANG JOPANG

LINTASTIMURMEDIA.COM – LIMA PULUH KOTA – Dalam rangka merayakan Iduladha 1446 Hijriah/2025 Masehi, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Fajar Hidayah Padang Jopang, Kabupaten Lima Puluh Kota, sukses melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 80 ekor domba dan 1 ekor sapi, Sabtu (7/6/2025).

Puluhan hewan kurban tersebut merupakan donasi warga negara Singapura yang disalurkan melalui dua lembaga kemanusiaan, yakni Kha & Ikhwan serta Elmulk Services. Sementara itu, seekor sapi disumbangkan oleh masyarakat lokal di sekitar Pondok Pesantren Fajar Hidayah.

Kegiatan kurban yang dilaksanakan di lingkungan pondok ini berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Menariknya, pelaksana penyembelihan hewan kurban didominasi oleh para santri remaja, baik yang masih aktif belajar maupun alumni, serta didampingi para ustaz dan beberapa warga setempat. Panitia pelaksana dipimpin oleh Ahmad Dhani, seorang alumni Fajar Hidayah yang kini sedang menempuh studi di Universitas Islam Internasional Imam Muhammad bin Saud (LIPIA) Jakarta.

Dalam wawancara khusus, Ustaz Rahmatul Hidayat, salah satu pengasuh pondok pesantren, menyampaikan bahwa distribusi daging kurban tidak hanya diperuntukkan bagi warga sekitar Padang Jopang. Daging kurban juga disalurkan ke berbagai daerah lainnya seperti Talago, Banja Laweh, Kubang, Ayia Putiah, dan Taeh, serta kepada masyarakat kurang mampu di beberapa lokasi lain di Sumatera Barat.

Kami sangat berterima kasih kepada saudara-saudara Muslim di Singapura yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurbannya kepada kami di Pondok Pesantren Fajar Hidayah. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, namun kehadiran kurban ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ustaz Rahmat dengan penuh syukur.

Beliau juga menyampaikan harapan dan doa agar ibadah kurban tersebut menjadi sumber keberkahan bagi para donatur dan masyarakat penerima manfaat, serta menjadi jembatan silaturahmi antara umat Islam lintas negara.

Di akhir wawancara, Ustaz Rahmat menegaskan bahwa Pondok Pesantren Fajar Hidayah tidak hanya fokus pada pendidikan ilmu agama dan pengetahuan umum, tetapi juga mengedepankan pembentukan karakter, kemandirian, serta semangat kewirausahaan (entrepreneurship) kepada seluruh santri.

Kegiatan kurban ini sekaligus menjadi wahana pembelajaran praktis bagi para santri untuk mengasah nilai kepedulian sosial dan semangat gotong royong, yang sejalan dengan misi pendidikan holistik berbasis Islam yang diterapkan di SIT Fajar Hidayah.