DPRD Pekanbaru Bahas APBD-P 2024 dan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna untuk Transparansi dan Efisiensi Anggaran

#LINTASTIMURMEDIA.COM #ADVETORIAL

DPRD Pekanbaru Bahas APBD-P 2024 dan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna untuk Transparansi dan Efisiensi Anggaran
DPRD Pekanbaru Bahas APBD-P 2024 dan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna untuk Transparansi dan Efisiensi Anggaran

LINTASTIMURMEDIA.COM - PEKANBARU - DPRD Pekanbaru Bahas APBD-P 2024 dan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna untuk Transparansi dan Efisiensi Anggaran, Dalam upaya meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, DPRD Kota Pekanbaru menyelenggarakan Rapat Paripurna Ke-4 Masa Persidangan Ke-I Tahun Sidang 2024/2025 pada Rabu malam (4/9/2024). Bertempat di Ruang Rapat Paripurna Balai Payung Sekaki, rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, didampingi Wakil Ketua DPRD Ginda Burnama, Tengku Azwendi Fajri, dan Novrizal, serta dihadiri oleh anggota DPRD lainnya.  

Agenda utama rapat ini adalah pembahasan Laporan Badan Anggaran (Banggar) terkait dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda): Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun 2024 serta APBD Kota Pekanbaru Tahun 2025.  

Hadir pula Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa SSTP MSi, yang menyampaikan apresiasi atas kerja keras DPRD Pekanbaru dalam mempercepat proses pembahasan anggaran. Menurut Risnandar, penyelesaian pembahasan ini menunjukkan komitmen bersama antara Pemko Pekanbaru dan DPRD untuk memastikan alokasi anggaran tepat sasaran.  

Fokus Kebijakan pada APBD-P 2024 dan APBD 2025, Risnandar menjelaskan bahwa APBD-P 2024 disusun berdasarkan nota kesepakatan terkait kebijakan umum perubahan anggaran. Dalam proses ini, Pemko Pekanbaru telah melakukan rasionalisasi dan realokasi anggaran, memastikan program-program prioritas tetap berjalan, terutama yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.  

“Langkah rasionalisasi ini penting agar penggunaan anggaran lebih optimal tanpa mengurangi manfaat yang diterima masyarakat. Realokasi dilakukan secara cermat, terutama untuk sektor-sektor strategis,” ujar Risnandar.  

Sementara itu, untuk APBD 2025, Pemko Pekanbaru akan tetap mengacu pada nota kesepakatan dan prioritas plafon anggaran sementara yang telah disusun. Risnandar optimis kolaborasi antara Pemko dan DPRD akan menghasilkan anggaran yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkeadilan.  

Pentingnya Pengawasan dan Transparansi Anggaran, Rapat ini juga menekankan perlunya pengawasan anggaran yang lebih efektif oleh lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pengawasan ketat diharapkan dapat mencegah kebocoran anggaran dan memastikan transparansi dalam pelaksanaan program.  

“Pengawasan ini adalah bagian penting dari tata kelola keuangan yang baik. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat Pekanbaru,” tambah Risnandar.  

Komitmen Membangun Pekanbaru yang Lebih Baik, Melalui Rapat Paripurna ini, DPRD Pekanbaru dan Pemko menunjukkan tekad untuk bersama-sama mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Kebijakan yang diambil diharapkan dapat menciptakan Pekanbaru yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.  

“Komitmen ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara DPRD dan Pemko Pekanbaru mampu menghasilkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat,” tutup Risnandar.  

Dengan langkah-langkah strategis ini, masyarakat diharapkan dapat merasakan dampak positif dari pembangunan daerah dan turut mendukung visi bersama untuk mewujudkan Pekanbaru yang lebih baik.  

#BaihaqiAkbar