Babinsa Danukusuman Motivasi UMKM Pasar Harjodaksino Surakarta
Babinsa Danukusuman Kodim 0735 Surakarta, Serda Tito, memberi motivasi kepada pelaku UMKM penjual snack kering di Pasar Harjodaksino sebagai bagian dari pembinaan teritorial dan dukungan ekonomi lokal.
LINTASTIMURMEDIA.COM – SURAKARTA – Dalam upaya mempererat sinergi dan hubungan kerja yang harmonis dengan masyarakat, Babinsa Kelurahan Danukusuman Koramil 03/Serengan Kodim 0735 Surakarta, Serda Tito, melaksanakan kunjungan sekaligus memberi motivasi kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pasar Harjodaksino, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Senin pagi pukul 09.00 WIB (09/06/2025).
Dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) tersebut, Serda Tito secara langsung menyapa dan berdialog hangat dengan Ibu Ernawati, salah satu pelaku UMKM penjual makanan ringan jenis snack kering yang telah lama berjualan di Pasar Harjodaksino. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi metode Pembinaan Teritorial (Binter), khususnya pada aspek Pembinaan Pertahanan Wilayah (Bintahwil) yang menjadi salah satu tugas pokok Babinsa di wilayah binaannya.

Menurut Serda Tito, kegiatan seperti ini tidak hanya bertujuan membangun tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan semangat dan dorongan moral kepada para pelaku UMKM agar terus giat berjualan demi memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.
“Pendekatan ini penting dilakukan agar kehadiran Babinsa benar-benar terasa manfaatnya di tengah masyarakat. Melalui komsos, kita bisa mengetahui lebih dalam kondisi dan permasalahan yang dihadapi warga, khususnya para pedagang kecil seperti Ibu Ernawati,” ujar Serda Tito.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa di pasar tradisional tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga strategi nyata dalam mendukung penguatan ekonomi lokal berbasis komunitas. Selain sebagai penjaga stabilitas wilayah, Babinsa juga berperan aktif dalam menggerakkan potensi ekonomi masyarakat akar rumput agar bisa tumbuh dan berkembang secara mandiri.
“Sebagai ujung tombak TNI di lapangan, Babinsa harus hadir, dekat, dan menjadi bagian dari solusi bagi warga binaan. Setiap sentuhan kecil yang kita lakukan, seperti memberi motivasi kepada pedagang, bisa membawa dampak besar dalam membangun harapan baru bagi pelaku UMKM,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional antara aparat teritorial dengan masyarakat, serta menjadi contoh nyata sinergi TNI dan rakyat dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi di tingkat lokal.






















