Apresiasi OTT KPK: LP-KPK Riau Dorong Pengusutan Dugaan TPPU Kasmarni dan Skandal Yopi Arianto
#LINTASTIMURMEDIA.COM
LINTASTIMURMEDIA.COM - PEKANBARU - Apresiasi OTT KPK: LP-KPK Riau Dorong Pengusutan Dugaan TPPU Kasmarni dan Skandal Yopi Arianto, Ketua Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Riau, Thabrani Al-Indragiri, memberikan penghargaan tinggi atas keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa. Penangkapan ini menjadi bukti nyata komitmen KPK dalam memberantas korupsi di daerah, sebuah langkah yang dinilai Thabrani sangat strategis untuk memulihkan kepercayaan publik.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan tegas KPK dalam membongkar kasus korupsi di pemerintahan daerah. Ini menunjukkan bahwa korupsi bisa diberantas jika ada komitmen dan integritas," ujar Thabrani.
Desakan Usut Tuntas TPPU Kasmarni, Thabrani menegaskan pentingnya KPK melanjutkan investigasi terhadap dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan Bupati Bengkalis, Kasmarni, dan suaminya, Amril Mukminin. Dalam putusan pengadilan Amril, terungkap adanya dugaan aliran dana gratifikasi senilai Rp23,6 miliar yang disamarkan melalui rekening Bank CIMB Niaga Syariah atas nama Kasmarni.
"KPK tidak boleh berhenti di kasus OTT ini saja. Dugaan aliran dana ke Kasmarni harus menjadi prioritas. Ini demi menjaga kredibilitas hukum dan kepercayaan masyarakat," tegas Thabrani.
Skandal Yopi Arianto dan PT Duta Palma, Tidak hanya soal Kasmarni, Thabrani juga menyoroti dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan mantan Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto. Yopi disebut-sebut mengeluarkan izin lokasi untuk PT Banyu Bening Utama, anak perusahaan Duta Palma Group, di kawasan hutan lindung.
"Pengakuan Yopi di Pengadilan Tipikor sudah sangat jelas terkait penerbitan izin di kawasan ilegal. Namun, belum ada tindakan hukum tegas terhadapnya. Ini jelas melukai rasa keadilan masyarakat," kritik Thabrani.
Sebagai perbandingan, kasus yang melibatkan mantan Bupati Inhu, Raja Thamsir Rachman, telah menunjukkan progres signifikan. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penguasaan lahan sawit oleh PT Duta Palma. Langkah ini seharusnya menjadi preseden bagi kasus serupa yang melibatkan Yopi Arianto, yang justru hingga kini belum diproses lebih lanjut.
Momentum untuk Penegakan Hukum yang Konsisten, Thabrani, yang dikenal aktif membongkar kasus mega proyek di Riau, mendesak KPK untuk menunjukkan keberanian dan independensinya. Ia mengingatkan bahwa ketegasan dalam memberantas korupsi adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan publik.
"KPK harus tetap berkomitmen tanpa pandang bulu. Jangan biarkan kasus besar ini berlalu begitu saja. Rakyat menaruh harapan besar pada KPK untuk membawa keadilan," ujarnya dengan penuh harap.
Perhatian Publik Terhadap Langkah KPK, OTT Risnandar Mahiwa serta desakan pengusutan kasus Kasmarni dan Yopi Arianto menjadi ujian besar bagi KPK. Langkah lembaga antirasuah ini dalam menangani kasus-kasus besar akan menentukan sejauh mana kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di Riau.
Apakah KPK mampu menjawab ekspektasi ini? Hanya waktu yang akan membuktikan.
#RRZ





















