Wisuda ASI Puskesmas Dumai Kota, PKK Dorong Peningkatan Capaian ASI Eksklusif

Puskesmas Dumai Kota gelar Wisuda ASI Eksklusif. TP PKK Dumai targetkan capaian 69% ASI eksklusif 2025 demi kesehatan ibu dan anak.

Wisuda ASI Puskesmas Dumai Kota, PKK Dorong Peningkatan Capaian ASI Eksklusif
Ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Leni Ramaini Paisal, SKM bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr. Syaiful, MKM menghadiri Wisuda ASI Puskesmas Dumai Kota, Kamis (21/8/2025).

LINTASTIMURMEDIA.COM – DUMAI – Puskesmas Dumai Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak dengan menggelar Wisuda ASI Eksklusif bagi para ibu yang berhasil memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan penuh kepada bayinya. Kegiatan penuh makna ini berlangsung pada Kamis (21/8/2025) dan diikuti para ibu, calon ibu menyusui, serta kader kesehatan dari wilayah kerja Puskesmas Dumai Kota.

Selain prosesi wisuda, rangkaian acara juga diisi dengan konsultasi laktasi yang menghadirkan narasumber dr. Anna Hanifa Defrita, seorang Dokter Umum sekaligus Konselor Laktasi. Kehadiran layanan konsultasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih dalam bagi para ibu mengenai pentingnya ASI eksklusif sebagai pondasi tumbuh kembang anak.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini Paisal, SKM, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, MKM. Dalam sambutannya, Leni memaparkan capaian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Dumai Kota yang telah mencapai 58,07 persen dari target 68 persen pada tahun 2024. Untuk tahun 2025, target tersebut meningkat menjadi 69 persen sesuai dengan rencana program kesehatan ibu dan anak di Kota Dumai.

Wisuda ASI ini merupakan bentuk apresiasi kepada para ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif selama enam bulan. Harapannya, program ini dapat menginspirasi lebih banyak ibu untuk konsisten menyusui, sehingga generasi Kota Dumai dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Leni Ramaini.

Ia juga menegaskan bahwa TP PKK Kota Dumai akan terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan seluruh stakeholder terkait untuk memperluas edukasi dan mempercepat capaian program ASI eksklusif. Menurutnya, keberhasilan pemberian ASI eksklusif bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Usai prosesi wisuda, dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para ibu pejuang ASI eksklusif. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, diselingi diskusi santai antara Ketua TP PKK Kota Dumai, Kepala Dinas Kesehatan, dan para ibu menyusui yang hadir. Suasana hangat dan penuh motivasi terasa kuat dalam acara ini.

Tidak hanya sebatas wisuda, para peserta juga mendapatkan tambahan materi seputar teknik menyusui, manfaat ASI eksklusif, serta tips menjaga kesehatan ibu menyusui. Materi ini disampaikan langsung oleh dr. Anna Hanifa Defrita, yang menekankan bahwa pemberian ASI eksklusif enam bulan pertama merupakan hak fundamental bayi untuk tumbuh optimal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kecamatan Dumai Kota, Kepala Puskesmas Dumai Kota, serta sejumlah undangan dari berbagai elemen masyarakat. Kehadiran mereka semakin mempertegas dukungan lintas sektor terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan anak dan ibu di Kota Dumai.

Dengan terselenggaranya Wisuda ASI ini, Puskesmas Dumai Kota diharapkan mampu menjadi role model bagi wilayah lain di Riau dalam menggerakkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif. Program ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan langkah nyata menuju generasi emas yang sehat, kuat, dan berdaya saing.