Satgas TMMD Boyolali Gandeng Dinas Koperasi Dorong UMKM Desa Candi Naik Kelas
Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali bersinergi dengan Dinas Koperasi UKM dorong UMKM Desa Candi naik kelas melalui pelatihan manajemen dan digitalisasi usaha.
BOYOLALI – LINTASTIMURMEDIA.COM – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Kodim 0724/Boyolali kembali menunjukkan kepedulian dan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Boyolali, Satgas TMMD menggelar kegiatan penyuluhan bertajuk “Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Candi Naik Kelas” di Aula Balai Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Sabtu (25/10/2025).
Sebanyak 50 pelaku UMKM Desa Candi tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Melalui pelatihan ini, Satgas TMMD berupaya meningkatkan kapasitas, daya saing, dan skala usaha masyarakat agar mampu bertahan serta berkembang di tengah persaingan ekonomi modern yang semakin ketat.
Dansatgas TMMD, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., melalui Bati Staf Ter Kodim 0724/Boyolali Peltu Sutarto, menjelaskan bahwa penyuluhan ini merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah untuk memperkuat pondasi ekonomi rakyat berbasis desa.
“Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang strategi pengembangan usaha bagi para pelaku UMKM, khususnya di Desa Candi. Harapannya, masyarakat dapat meningkatkan kemampuan manajerial dan produktivitas usaha, sehingga mampu berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap Peltu Sutarto.
Ia menambahkan, peningkatan wawasan dan kemampuan dalam pengelolaan usaha akan berdampak langsung pada kenaikan omzet, efisiensi produksi, serta perluasan jangkauan pemasaran produk lokal unggulan Desa Candi.
Sementara itu, Kabid Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi UKM Kabupaten Boyolali, selaku narasumber kegiatan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat kemajuan UMKM di tingkat desa.
“Kami memberikan materi seputar manajemen keuangan, akses permodalan, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Diharapkan, peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam bisnis mereka masing-masing,” ujarnya.
Pihak Dinas juga mengajak peserta untuk menjadi agen perubahan ekonomi di lingkungannya dengan menularkan pengetahuan yang telah didapat kepada pelaku usaha lain.
“Terima kasih kepada Kodim 0724/Boyolali yang telah menggandeng kami dalam kegiatan ini. Semoga program TMMD Sengkuyung Tahap IV benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat, terutama di wilayah Kecamatan Ampel,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara Satgas TMMD dan Dinas Koperasi UKM Boyolali, diharapkan UMKM Desa Candi semakin tangguh, mandiri, dan naik kelas — menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berdaya saing tinggi serta mampu mendorong kemandirian ekonomi pedesaan di Kabupaten Boyolali.






















