Pemkab Siak Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program MBG

Pemkab Siak tingkatkan ketahanan pangan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa SD, SMP, dan SMA dengan dukungan bahan pangan lokal di 14 kecamatan.

Pemkab Siak Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program MBG
Pemkab Siak Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis dan Petakan Ketersediaan Pangan Lintas Sektor

LINTASTIMURMEDIA.COM – MEMPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan dan mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Pj Sekretaris Daerah, Fauzi Asni, memimpin langsung Rapat Persiapan Pemantapan Ketahanan Pangan di Kabupaten Siak, yang digelar di ruang rapat Sri Indrapura, Kompleks Perkantoran Tanjung Agung, Kelurahan Sungai Mempura, Senin (25/8/2025).

Dalam arahannya, Fauzi Asni menekankan bahwa kesuksesan pelaksanaan MBG membutuhkan persiapan matang dan koordinasi lintas sektor, khususnya terkait ketersediaan bahan pangan pokok yang menjadi dasar makanan bergizi bagi siswa.

“Untuk menyukseskan pelaksanaan MBG di Kabupaten Siak, kita perlu langkah-langkah konkret dalam memetakan ketersediaan pangan pokok. Sesuai arahan Bupati, semua pihak harus berkolaborasi agar dapur MBG memiliki pasokan yang cukup dan distribusinya berjalan lancar,” ujar Fauzi Asni.

Adapun bahan pangan pokok yang menjadi fokus adalah beras, daging, sayuran, buah-buahan, susu, dan telur. Fauzi Asni menegaskan bahwa bahan pangan harus berasal dari produk lokal, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di Kabupaten Siak.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Fauzi Asni juga membagi peran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan ketersediaan bahan pokok MBG. Setiap OPD diminta memetakan tanaman apa saja yang dapat ditanam dan dipanen secara produktif di lahan milik Pemda, sehingga pasokan bahan pokok selama program MBG berlangsung dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Rapat ini merupakan lanjutan dari arahan Bupati Siak, yang menekankan pentingnya ketersediaan pangan di seluruh wilayah Kabupaten Siak untuk memantapkan pelaksanaan MBG. Program ini ditujukan bagi murid-murid di tingkat SD, SMP, dan SMA, baik negeri maupun swasta, dengan dukungan Badan Gizi Nasional.

Dalam pelaksanaannya, Badan Gizi Nasional telah menetapkan 52 titik dapur umum MBG yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Siak. Dapur-dapur ini akan menjadi pusat penyediaan makanan bergizi bagi seluruh siswa, sekaligus mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal yang berkelanjutan.

Fauzi Asni menutup rapat dengan harapan bahwa seluruh pihak terkait dapat bersinergi dan berinovasi, sehingga Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi model ketahanan pangan daerah yang efektif dan berdampak jangka panjang bagi Kabupaten Siak.