Kawasan Kuliner Dumai Islamic Center Resmi Dibuka, Wako Paisal Targetkan Ikon UMKM
Wali Kota Dumai H. Paisal meresmikan Kawasan Kuliner Dumai Islamic Center (KKDIC) sebagai ikon wisata kuliner baru dan pusat UMKM terpadu di Kota Dumai menjelang Ramadan 2026.
LINTASTIMURMEDIA.COM | DUMAI – Deretan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tampak berjajar rapi di sepanjang Jalan H.R. Soebrantas, Kota Dumai, Ahad (15/2/2026).
Di bawah langit malam Dumai yang cerah, Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM, MARS secara resmi melaunching Kawasan Kuliner Dumai Islamic Center (KKDIC), sebuah destinasi wisata kuliner terpadu yang diharapkan menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat sekaligus wajah modern Kota Dumai yang religius, ramah, dan inklusif.
Peresmian kawasan kuliner ini tidak sekadar menghadirkan ruang baru bagi pelaku usaha kuliner lokal, tetapi juga menjadi simbol transformasi tata kota yang lebih tertata, estetik, dan berorientasi pada penguatan ekonomi kreatif berbasis kerakyatan.
Dengan mengenakan atribut santai namun tetap rapi, Wali Kota Dumai H. Paisal didampingi Ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Leni Ramaini, SKM menyapa para pedagang dan pengunjung dengan penuh kehangatan. Kehadirannya disambut antusias warga yang memadati kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari.
Bagi Wali Kota, KKDIC bukan sekadar tempat makan, melainkan etalase keramahan Dumai sekaligus ruang interaksi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat kota pesisir ini.
“Alhamdulillah, hari ini kita launching Kawasan Kuliner Dumai Islamic Center. Konsepnya hampir sama dengan car free night (CFN). Memang kita sengaja memilih momen menjelang Ramadan agar masyarakat mulai terbiasa dan informasi ini tersebar luas,” ujar H. Paisal dengan nada optimistis dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa keberadaan KKDIC tidak bersifat temporer atau musiman. Pemerintah Kota Dumai menargetkan kawasan ini sebagai destinasi permanen aktivitas ekonomi dan wisata malam, yang hidup setiap hari dan menjadi magnet baru bagi warga maupun wisatawan.
Keunggulan kawasan ini terletak pada integrasi antara sentra kuliner dengan kawasan religi, karena lokasinya berdampingan langsung dengan Masjid Agung Habiburrahman (Dumai Islamic Center/DIC). Sinergi ini menghadirkan konsep wisata religius-kuliner yang jarang ditemui di kota-kota lain di Indonesia.
“InsyaAllah, para pendatang maupun warga lokal bisa menikmati kuliner sekaligus bersantai bersama keluarga. Sambil kulineran, ibadah pun tetap terjaga karena dekat dengan masjid. Ini akan menjadi ikon kebanggaan kita bersama,” tambahnya.
Peluncuran KKDIC juga menjadi bagian dari strategi besar penataan wajah kota yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Dumai. Secara bertahap, para pelaku UMKM yang sebelumnya berjualan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Sultan Syarif Kasim akan direlokasi ke kawasan terpadu ini, guna menciptakan tata ruang kota yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.
“Kita ingin jalan protokol lebih indah, tertib, dan nyaman. Sambil berjalan, kita tata ulang UMKM di sana untuk pindah ke sini. Saat ini sudah ada sekitar 650 pedagang yang terdata, meski baru sekitar 200-an yang membuka lapak. Kami memberi kesempatan kepada pedagang lain untuk segera bergabung,” jelas Wali Kota Dumai.
Pemko Dumai menargetkan pada momentum Syawal mendatang, kawasan KKDIC akan dipenuhi sekitar 500 hingga 600 pedagang aktif, sehingga menjadikannya sebagai pusat ekonomi kreatif dan sentra UMKM terbesar di Kota Dumai, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis kerakyatan.
Kemeriahan acara launching turut disaksikan Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, S.A.B, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal, S.STP, M.Si didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Dumai Tengku Heroza.
Selain itu, kehadiran tokoh adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Dumai, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, hingga masyarakat umum semakin menegaskan dukungan kolektif terhadap penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Dengan resmi dibukanya Kawasan Kuliner Dumai Islamic Center, kini masyarakat Dumai dan wisatawan memiliki alasan kuat untuk menjadikan Jalan H.R. Soebrantas sebagai destinasi wisata malam unggulan. Selain menikmati sajian kuliner khas lokal dan nusantara, pengunjung juga dapat merasakan suasana religius, modern, dan tertata yang menjadi ciri khas kawasan Dumai Islamic Center.
Kehadiran KKDIC diharapkan tidak hanya menggerakkan roda ekonomi UMKM, tetapi juga memperkuat identitas Kota Dumai sebagai kota industri dan jasa yang humanis, religius, dan ramah wisata.
Sumber: MediaCenter Dumai / RRA






















