Babinsa Bantu Peternak Lele Tingkatkan Produksi di Sragen

Babinsa Desa Guworejo Sragen kunjungi peternakan lele warga, beri edukasi budidaya dan solusi pemasaran. Upaya mendukung ketahanan pangan dan ekonomi desa.

Babinsa Bantu Peternak Lele Tingkatkan Produksi di Sragen
Babinsa Serma Sumartana Berbagi Ilmu Budidaya Lele, Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Desa di Sragen

LINTASTIMURMEDIA.COM — SRAGEN, Rabu (02/07/2025) — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan, Serma Sumartana selaku Babinsa Desa Guworejo bersama dua anggota Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen melaksanakan kunjungan aktif ke peternakan lele milik warga binaan, Bapak Hardi.

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Lebih dari itu, merupakan wujud nyata kepedulian TNI melalui Babinsa dalam memberikan pendampingan, edukasi, serta motivasi kepada para pelaku usaha mikro di sektor perikanan, khususnya budidaya ikan lele sebagai sumber pangan dan ekonomi keluarga.

Bapak Hardi, seorang peternak lele yang telah menjalankan usaha ini selama kurang lebih tiga tahun, menyambut hangat kedatangan Babinsa dan anggota Koramil. Dalam suasana penuh kekeluargaan, ia mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi selama mengelola kolam lele, seperti naik turunnya harga pakan, serangan penyakit pada ikan, hingga kesulitan dalam menjangkau pasar yang lebih luas untuk hasil panennya.

Menanggapi curahan hati peternak tersebut, Serma Sumartana menunjukkan keteladanan sebagai aparat kewilayahan yang responsif dan solutif. Ia secara langsung memberikan berbagai arahan teknis dan edukasi praktis seputar pengelolaan kolam lele yang efektif dan efisien, mulai dari pemilihan bibit unggul, kontrol kualitas air, manajemen pakan, hingga strategi pencegahan penyakit ikan.

Tak hanya itu, Babinsa juga turut memberikan informasi penting terkait akses permodalan usaha melalui program-program pemerintah dan lembaga keuangan yang mendukung UMKM sektor peternakan. Ia juga menjelaskan pentingnya membangun jejaring pemasaran dan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas distribusi hasil panen.

“Kunjungan ini kami lakukan sebagai bagian dari komitmen TNI untuk senantiasa hadir dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa para peternak lele dapat mengembangkan usaha mereka dengan lebih produktif dan mandiri. Harapannya, usaha ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang menopang ketahanan pangan desa,” tutur Serma Sumartana.

Langkah proaktif Babinsa ini menjadi gambaran konkret sinergi antara aparat teritorial dengan warga dalam membangun kemandirian desa. Pendampingan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternak lele, membuka lapangan kerja, serta memperkuat struktur ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.